Minggu, 16 Desember 2012

Perbedaan Motor CBU dengan CKD

1434 H Safar 3
-----------------
Sebetulnya buanyak  sih, tapi perbedaan mendasar adalah hurufnya, yang satu C B U, satunya lagi C K D, hehehe,,, hohoho,,, (ora lucu). Motor CBU (Completely Built Up)  alias Motore Cah BUagus,, adalah motor yang diimpor utuh sampe tulang dan dagingnya. Sedangkan Motor CKD (KonMreteli, eh... Completely Knock Down) alias Motore Cah KuerenD (mokso banget kie) adalah motor yang dimutilasi, ehm... diimport per onderdil alias dipreteli trus diassembly di sini. Jadi kalo kredit motor CKD, nanti belinya bisa nyicil dulu, misal spion dulu trus bannya, abis itu setangnya, ntar lama-lama kan jadi motor juga tuh (ngawuuurrrr....).

Dari segi fisik dan jeroan, sebetulnya baik CKD dan CBU iti podo wae, begitupun  kualitas, walau beberapa orang bilang Satria CBU lebih kentjang ketimbang Satria CKD. Sebetulnya meh podo wae bantere, itu cuma sugesti aja.
original post by : Zul Fauzi

Perbedaan yang mencolok justru di pengapiannya. Motor-motor CBU berkompresi di atas 10 : 1 ga akan bisa minum premium, sedangkan motor CKD bisa. Itu aja bedanya. Lhah kok iso ??

Itu karena motor CKD yang dirakit di Indonesia, timing pengapiannya dibikin advance (maju) sehingga pembakaran premium ndak telat, sehingga bisa pake premium, walaupun konsekuensinya emang power berkurang sekitar 0,3 dk. Tapi no problem, toh 0,3 dk itu kan tenaga buat dorong rak buku, hehe...
foto : carcraft.com

foto : carcraft.com

Sedangkan motor CBU, di negara asalnya kan mimiknya bensin oplos setara pertamax plus, jadi wajar kalo kompresi tinggi dan timing pengapiannya agak mundur (retard), wajar kalo batuk rejan begitu disuguhi premium.

Nah kurang lebih begitu, yup, sekian, wassalamu'alaikum

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar